Iklan Blog Hak Merk

Selasa, 20 November 2012

Tersangka Pembajakan Merek

 9 Ribu Tersangka Pembajakan Merek
 
Beijing – Kantor berita resmi China, Xinhua mewartakan, hingga bulan ini polisi telah menangkap dan menahan lebih dari 9 ribu tersangka pembajalan di China. Itu merupakan hasil dari kampanye anti-pembajakan yang digelar selama 9 bulan terakhir, di mana aparat penegak hukum telah berhasil pula memberangus 12 ribu pabrik yang memproduksi barang-barang palsu.
Sementara, Mahkamah Agung China, dalam musim semi tahun ini mengungkapkan, sistem peradilan nasional di negara itu, tahun lalu telah menangani  lebih dari 40 ribu kasus yang berkaitan dengan pelanggaran hak intelektual. Di mana kerugian yang dtimbulkan dari kajahatan itu, mencapai nilai 8 miliar yuan atau lebih dari Rp 10,7 triliun.
Kasus toko diler palsu Apple sebenarnya bisa menjadi petunjuk, betapa mengerikan praktik-praktik pembajakan merek maupun pemalsuan barang di China. “Tapi itu tidak mengejutkan, mengingat begitu banyak kasus-kasus pemalsuan dan pembajakan merek yang dihadapi perusahaan seperti Apple,” ujar Ted Dekan, Presiden BDA China Ltd, sebuah perusahaan riset pasar telekomunikasi.
Ted lantas mengungkapkan, dia pernah melihat sebuah ponsel palsu Apple di China yang bergambar logo apel seperti semua barang produksi Apple. “Tapi logo apelnya tidak pakai gambar apel cuil bekas gigitan, seperti yang dipakai produk asli Appel,” imbuhnya.
Pihak Apple sendri, dalam minggu ini, mengatakan bahwa China adalah kunci utama dalam pesatnya peningkatan produksi dan pendapatan yang mereka gapai dalam kuartal kedua tahun ini – berakhir Juni lalu.
Pendapatan Apple meningkat enam kali lipat dari tahun lalu menjadi 3,8 miliar dollar AS atau sekitar Rp 32,9 triliun, di sejumlah kawasan yang meliputi China, Hong Kong, dan Taiwan, ungkap Chief Operating Officer Apple Timothy Cook. “Saya sangat yakin, itu (toko diler palsu Apple, Red) hanyalah sedikit goresan di permukaan, saat ini. Menurut saya, Apple punya peluang yang sangat-sangat besar di China,” tandasnya
Perusahaan itu, kini tengah merencanakan pendirian dua lagi toko resmi yang menjadi agen besar Apple di wilayah China secara keseluruhan – satu di Shanghai dan satu lainnya di Hong Kong. Menurut rencana, akhir tahun ini dua toko baru tersebut sudah bisa beroperasi.
Suatu kelompok dagang mengungkapkan, praktik-praktik penggandaan ilegal terhadap musik, desain pakaian, maupun barang-barang lain telah mengakibatkan potensi kerugian senilai miliaran dollar AS per tahun. Kamr Dagang Amerika di China mengatakan, 70 persen anggota mereka menganggap, Beijing tidak melakukan penegakan hukum yang efektif terhadap masalah hak paten, merek dagang dan hak penggandaan.
Pembajakan adalah ganjalan utama dan menjadi masalah yang sangat sensitif manakala Washington maupun pemerintah lain negara-negara Barat dalam upaya mereka menciptakan lapangan pekerjaan melalui peningkatan ekspor. Pada tahun 2009, World Trade Organization (WTO) mencatat tudingan AS bahwa Beijing telah melanggar perjanjian dagang antar negara lantaran gagal mengatasi akar permaslahan tersebut
Merajalelanya pemalsuan an pembajakan merek, serta penjiplakan desain juga menjadi ganjalan bagi Beijing untuk penyerapan teknologi industri dari luar. Para pemodal asing rata-rata menyatakan enggan untuk melakukan penilitian tingkat tinggi atau membawa desain teknologi baru ke China, karena khawatir akan praktik pencurian atau penjiplakan teknologi.



Sumber : www.surabayapost.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar